Pengaruh Teknik Asimilasi Penakar Hujan Brandes Spatial Adjustment terhadap Quantitative Precipitation Estimation (QPE) Radar BMKG Padang

Agung Hari Saputra, Nur Riska Lukita, Sirly Oktarina

Abstract


Estimasi curah hujan kuantitatif (QPE) dengan tingkat akurasi spasial yang baik dan temporal yang tinggi dapat diperoleh dari instrumen radar cuaca. Namun, terdapat limitasi dalam pengamatan radar cuaca karena efek blocking dan adanya ground clutter. Sehingga pada penelitian ini akan dilakukan perbaikan kualitas data radar dengan mereduksi ground clutter menggunakan clutter map. Setelah perbaikan kualitas data radar akan dilakukan asimilasi data radar dengan data penakar hujan guna mengurangi kesalahan dan meningkatkan akurasi estimasi curah hujan. Data penakar hujan memiliki akurasi yang tinggi namun, informasi yang dikumpulkan masih berupa titik yang tidak terdistribusi secara merata sehingga tingkat keterwakilan spasialnya masih terbatas. Asimilasi curah hujan dengan data penakar hujan dapat dilakukan dengan metode Brandes Spatial Adjusment (BRA). Metode BRA memerhatikan jarak antara grid point dengan penakar hujan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa metode tersebut dapat mengurangi kesalahan estimasi namun tidak secara signifikan mengurangi kesalahan estimasi curah hujan.


Keywords


Curah hujan; QPE; Radar;Asimilasi; BRA

Full Text:

PDF

References


Delrieu. Guy., Brice, Boudevillain., John, Nicol., Benoi, Chapon., dan Pierre, Emmanuel, Kirstetter., 2008, Bollene-2002 Experiment: Radar Quantitative Precipitation Estimation In The Cevennes-Vivaraise Region France, Journal Of Applied Meteorology And Climatology, Vol. 48, Hal. 1422-1448.

Gjertsen, U., Salek, M. and Michelson, D.B., 2003. Gauge-adjustment of radar-based precipitation estimates–a review. COST-717 working document No. WDD 2.

Goudenhoofdt, E., dan Delobbe, L. J. H., 2009, Evaluation of radar-gauge merging methods for quantitative precipitation estimates.

Jurnal Hydrology Earth System and Sciences, Vol. 13, Hal 195-203.

Goudenhoofdt, E., dan L. Delobe, 2012, Statistical Charasteristics of Convective Stroms in Belgium Derived from Volumetric Weather Radar Observations. Journal of Applied Meteorology, Vol. 52, 918-934.

Hitschfeld, Walter dan Jack Bordan., 1954. Errors Inherent In The Radar Measurement Of Rainfall At Attenuating Wavelenghts, Journal Of Meteorology, Vol. 11, Hal. 58-68.

Scovell, R., Gaussiat, N. dan Mittermaier, M., 2013, Recent improvements to the quality control of radar data for the OPERA data centre, 36th Conference on Radar Meteorology.

Tjasyono, B., 2007. Mikrofisika Awan dan Hujan, Badan Meteorologi dan Geofisika, Jakarta.

Wardhana, Ali., H Pawitan., dan B D Dasanto., 2017, Application of hourly radar-gauge merging method for quantitative precipitation estimates, IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science. Vol. 58.

Wardhana, A., 2017, Pendugaan Debit Aliran memanfaatkan Radar Cuaca dan Model Hidrologi di DAS Ciliwung Hulu (Kasus Stasiun Katulampa), Thesis, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Zawadzki. I. I., 1975, On Radar-Raingage Comparison, Journal of Applied Meteorology, Vol. 14, 1430-1436.

Zhang, Xuesong., Raghavan Srinivasan., 2010, GIS-Based Spatial Precipitation Estimation Using Next Generation Radar and Ground clutter Data, Journal Enviromental Modelling and Software. Hal. 1-8.




DOI: https://doi.org/10.25077/jfu.11.3.373-379.2022

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Fisika Unand

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Published by:

Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Andalas

Kampus Unand Limau Manis Padang Sumatera Barat 25163

Telepon 0751-73307

Email:jfu@sci.unand.ac.id