Karakterisasi Sifat Mekanik Film PVA Berserat Selulosa Kulit Buah Pinang (Areca Catechu L) yang Mengalami Perlakuan NaOH

Hanifah Karmuliani, Alimin Mahyudin

Abstract


Penelitian telah dilakukan mengenai karakterisasi sifat mekanik film PVA berserat selulosa kulit buah pinang yang mengalami perlakuan NaOH. Serat pinang diberi perlakuan NaOH 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% kemudian serat direndam selama 4 jam. Tahap penelitian ini adalah penghalusan serat, perendaman serat, ekstraksi selulosa, pemutihan serat, proses sonikasi, dan pembentukan film bioplastik dengan pencampuran antara selulosa dengan matrik film polyvinil alcohol (PVA). Untuk mengetahui karakteristik sifat mekanik menggunakan alat uji tarik. Nilai optimum kekuatan tarik diperoleh pada variasi konsentrasi NaOH 5 % yaitu sebesar 1,27 MPa, nilai regangan tertinggi pada konsentrasi NaOH 10 % yaitu 0,077 dan modulus elastisitas tertinggi pada NaOH 5 % yaitu sebesar 17,39 MPa. Nilai absorbansi tertinggi di peroleh pada konsentrasi NaOH 2,5 % yaitu sebesar 2,897. Penelitian ini memiliki prospek untuk mengembangkan bahan alam untuk pembuatan material maju berupa film bioplastik seperti kaca ITO, dan anti gores handphone.

 

Research has been carried out on the characterization of of PVA fibrous cellulose’s mechanical properties, betel nut skin, which has NaOH treatment. Areca nut is treated with 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% then the fiber is soaked for 4 hours. The stages of this research are fiber refinement, fiber immersion, cellulose extraction, fiber bleaching, sonication process, and the formation of bioplastic films by mixing cellulose with a polyvinyl alcohol film matrix. To determine the characterization of mechanical properties using a tensile test tool. The optimal value of tensile strength occurs at 5% NaOH concentration variation of 1.27 MPa. The highest strain value at 10% NaOH concentration is 0.077, and the highest modulus of elasticity at 5% NaOH is 17.39 MPa. The highest absorbance value was obtained at a 2.5% NaOH concentration of 2.897. This research has the prospect of developing other materials for the manufacture of advanced materials in the form of bioplastic films such as ITO glass and mobile phone scratch resistance.


References


Aminah, S., 2017, Bionanokomposit Film Berbasis PVA dan Nanoselulosa dari Serat Kenaf, Jurnal Institut Pertanian Bogor, Vol. 5, No. 2, hal 13-44.

Anugraini, A., Syahbanu, I. dan Melati, H.A., 2018, Pengaruh Waktu Sonikasi terhadap Karakteristik Selulosa Asetat Hasil Sintesis dari Sabut Pinang, Jurnal Kimia Khatulistiwa, Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura, Vol 7, No. 3, hal. 18-26.

Brown, 1989, Bacterial Cellulose in Cellulose : Structure and Funtional Aspect, Ellis Horword Ltd, New York.

Dinanty, S.D.P., 2018 Pengaruh Panjang Serat Pinang terhadap Sifat Mekanik dan Uji Biodegradasi Material Komposit Matriks Epoksi dengan Penambahan Pati Talas, Jurnal Fisika Unand, Vol. 7, No. 3, hal. 233-239.

Kencanawati, CIPK., Sugita, I.K. G., Suardana, NPG. dan Suyasa, I. W. B., 2018, Pengaruh Perlakuan Alkali Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Serat Kulit Buah Pinang, Jurnal Energi dan Manufaktur, Vol. 11, No. 1, hal. 6-10.

Subyakto, Hermiati, E., Yanto, D.H.Y. dan Fitria., 2009 Proses Pebuatan Serat Selulosa Berukuran Nano dari Sisal (Agave Sisalana) dan Bambu Betung ( Dendrocamalus Asper), Jurnal UPT Balai Litbang Biomaterial LIPI, hal. 57-65.

Syafri, E., Kasim, A., Abral, H. dan Asben, A., 2015, Pengaruh Chemical Treatment terhadap Sifat Fisik, Kandungan Selulosa dan Kekuatan Tarik Serat Alam Rami, Jurnal Teknologi Pertanian Universitas Andalas, Vol. 19, No. 2, hal. 18-24.




DOI: https://doi.org/10.25077/jfu.9.4.495-501.2020

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Fisika Unand

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Published by:

Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Andalas

Kampus Unand Limau Manis Padang Sumatera Barat 25163

Telepon 0751-73307

Email:jfu@sci.unand.ac.id