Pengaruh Waktu Ultrasonikasi Terhadap Sifat Mekanik Selulosa Serat Pinang

Al Rahman, Alimin Mahyudin

Abstract


Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh waktu ultrasonikasi terhadap sifat mekanik selulosa serat pinang dengan variasi waktu 30, 60, 90, 120 menit dan perlakuan alkalisasi NaOH yaitu 18%. Karakterisasi fasa dan ukuran kristal selulosa menggunakan XRD (X- Ray Diffractometer). Karakterisasi morfologi dan ukuran partikel selulosa menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy). Karakterisasi transparansi selulosa menggunakan Spectrometer Visible. Sifat mekanik meliputi kuat tarik, regangan, dan modulus elastisitas. Dari hasil pengujian didapatkan ukuran kristal adalah 39,77 nm dan indeks kristalinitas 61,89 %. Kekuatan tarik dan modulus elastisitas tertinggi dari serat pinang diperoleh pada waktu ultrasonikasi 30 menit yaitu 0,98 MPa, dan 1,6 MPa. Nilai regangan tertinggi pada waktu 60 menit yaitu 6,2%. Berdasarkan hasil karakterisasi, perlakuan setelah alkalisasi NaOH dan setelah dihasilkan pemutihan (bleaching) tingkat indek kristalinitas yaitu 61,89 %.

 

A study was conducted on the effect of time on the mechanical reasons for areca cellulose fiber with time variations of 30, 60, 90, 120 minutes and the NaOH alkalization treatment of 18%. Phase and cellulose crystal characterization using XRD (X-Ray Diffractometer). Morphological characterization and cellulose particle size using SEM (Scanning Electron Microscopy). Characterization of cellulose approval using a Visible Spectrometer. Mechanical properties of strong coverage, strain, and modulus of elasticity. From the test results, the crystal size was 39.77 nm and the crystallinity index was 61.89%. The highest tensile strength and elastic modulus of areca fiber were obtained at an ultrasonication time of 30 minutes, namely 0.98 MPa and 1.6 MPa. The highest strain value at 60 minutes is 6.2%. Based on the results of the characterization, the treatment after NaOH alkalization and after the resulting bleaching (bleaching) crystallinity index level was 61.89%.


Full Text:

PDF

References


Augraini, A, Syahbanu, I, dan Melati, H.A.,” Pengaruh Waktu Sonikasi Terhadap Karakteristik Selulosa Asetat Hasil Sintesis Dari Sabut Pinang”, Jurnal Kimia Khatulistiwa, 7 (3), 18-26 (2018)

Andita, D., “Pengaruh Waktu Perendaman Nanoserat Selulosa dari Tkks dengan LiCl/DMAc sebagai Pelarut Sebagian pada Proses Pembuatan Nanokomposit All-Celullose”, Skripsi S1, Universitas Sumatera Utara, 2018.

Chandra, J., George, N., Narayanankutty, S., “Isolation and Characterization of Cellulose Nanofibrils from Arecanut Husk Fibre”, Journal Carbohydrate Polimers, 14 (1), 158-166 (2016).

Joshi, S.V, Drzal, L.T, Mohanty, A.K, dan Arora, S., “Are Natural Fiber Composites Environmentally Superior to Glass Fiber reinforced Composites”, Journal of Polymers and the Environment. 35 (2), 371-376 (2004).

Pratiwi, I, Pardi, dan Yunus, M., “Pemisahan Asam Laurat dari Virgin Coconut Oil (VCO) dengan Metode Saponifikasi dan Sonikasi”, Jurnal Teknik Kimia, 2 (1), 4-9 (2018)

Republika.,”Memanfaatkan Nanoserat Selulosa untuk Mengganti Kayu”, https://republika.co.id/berita/p4ybw453/memanfaatkan-nanoserat-selulosa-untuk mengganti- kayu, diakses Juli 2019.




DOI: https://doi.org/10.25077/jfu.9.3.331-337.2020

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Fisika Unand

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Published by:

Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Andalas

Kampus Unand Limau Manis Padang Sumatera Barat 25163

Telepon 0751-73307

Email:jfu@sci.unand.ac.id