Rancang Bangun Alat Pengaman Tas Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor Getar SW-420 dan LDR dengan Notifikasi Via SMS

Ramadani Fiza Putri, Wildian Wildian

Abstract


Telah dirancang alat pengaman tas berbasis Arduino Uno menggunakan sensor getar SW-420 dan LDR (Light Dependent Resistor) dengan notifikasi via SMS. Alat ini berfungsi untuk menimalisir terjadinya tindakan pencurian pada tas yang disebabkan oleh kelalaian pemilik yang sering meninggalkan tasnya di suatu tempat. Kondisi tas dinyatakan dalam dua variabel keadaan yaitu getaran dan cahaya. Alat yang dirancang menggunakan dua buah sensor yaitu sensor getar dan LDR, Arduino Uno komponen yang berfungsi sebagai pemroses utama sistem, serta modul SIM800L yang digunakan untuk memfasilitasi transmisi informasi ke handphone pengguna. Hasil pengujian menunjukkan sistem berfungsi sesuai tujuan perancangan. Sensor SW-420 mendeteksi getaran dengan nilai ambang batas lebar pulsa 1799 μs, kemudian SIM800L mengirim SMS “Tas tidak aman”. Sensor LDR mendeteksi cahaya dengan nilai ambang batas desimal ADC 14, kemudian SIM800L mengirim SMS “Tas dibuka”. Pengiriman notifikasi SMS disertai dengan miscall selama 17 s. Tingkat keberhasilan alat adalah 80% dari sepuluh kali percobaan yang dilakukan.

 

The bag safety device based on Arduino Uno have been designed using SW-420 vibration sensor and LDR (Light Dependent Resistor) with via SMS notification. This tool serves to minimize the occurrence of acts of theft on the bag caused by negligence of the owner who often leaves his bag somewhere.  Bag conditions are expressed in two state variables namely vibration and light. The  tool is designed using two sensors namely vibrating sensor and LDR, Arduino Uno component which functions as the main processor of the system, and SIM800L module which is used to facilitate the transmission of information to the user’s cellphone. The test results show that the system functions according to the design goals. SW-420 sensor detecs vibration with a pulse width threshold value of  1799 μs, then SIM800L send an SMS “Tas tidak aman”. The LDR sensor detecs light with an ADC decimal threshold value of 14, then SIM800L sends an SMS “Tas dibuka”. Sending SMS notifications accompanied by miscall for 17 seconds. The success rate of the tool is 80% from ten times the experiments conducted.


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik., Statistik Kriminal 2018, Jakarta, 2018.

Busran., Pengembangan Sistem Keamanan (Alarm) Kendaraan Bermotor Berbasis SMS Interaktif Berbantuan Arduino dan GSM900 Modul, Jurnal Research Gate, Padang, 2017.

Haryanto, D., Prototype Sistem Keamanan Tas Berbasis SMS dan GPS dengan Smartphone, Skripsi, Universitas STMIK Raharja, 2019.

Izzatika, M., Pengaman Tas Menggunakan Teknologi Global Positioning System(GPS) dengan Sensor LDR Via Short Message Service (SMS), Skripsi, Universitas Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang, 2015.




DOI: https://doi.org/10.25077/jfu.9.2.183-189.2020

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Ramadani Fiza Putri, Wildian Wildian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Published by:

Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Andalas

Kampus Unand Limau Manis Padang Sumatera Barat 25163

Telepon 0751-73307

Email:jfu@sci.unand.ac.id