Analisis Indeks Kerentanan Tanah di Wilayah Kota Padang (Studi Kasus Kecamatan Padang Barat dan Kuranji)

Friska Puji Lestari, Dwi Pujiastuti, Hamdy Arifin

Abstract


Telah dilakukan survei mikrotremor di Kecamatan Kuranji dan Padang Barat untuk melihat nilai indeks kerentanan tanah yang ada di kecamatan tersebut. Data mikrotremor di Kecamatan Kuranji diambil pada 46 titik, sedangkan di Kecamatan Padang Barat diambil pada 17 titik. Dari data  mikrotremor didapatkan data kecepatan tanah yang kemudian diolah menggunakan software GEOPSY dan dianalisis dengan metode HVSR. Hasilnya adalah dan diperoleh nilai frekuensi resonansi (f0) dan faktor amplifikasi (A0) yang digunakan untuk menghitung nilai indeks kerentanan tanah (Kg). Dari nilai Kg dipetakan dengan software ArcGIS 9,2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kerentanan tanah  di Kecamatan Kuranji berkisar antara 0,2-5,66 cm/s2. Kondisi inimenggambarkan wilayah Kuranji merupakan daerah yang stabil dengan indeks kerentanan yang rendah. Sedangkan indeks kerentanan tanah di Kecamatan Padang Barat berkisar antara 0,46-115,00 cm/s2, yangmenggambarkan daerah yang tidak stabil karena memiliki nilai indeks kerentanan yang tinggi.

Kata kunci: ArcGIS 9,2, DataPro, GEOPSY, indeks kerentanan tanah, mikrotremor.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© Jurusan Fisika Universitas Andalas